Header Ads

Tak Ada Dukungan untuk Pernikahan Poligami

PeusanganNews - Poligami hingga saat ini masih menjadi pro dan kontra. Sebagin pendapat mengatakan, poligami merupakan jalan pintas menghalalkan nafsu, namun ada pula menyangkal dan menyebut bahwa poligami adalah sunah.

Dalam agama Islam sendiri poligami merupakan sunah. Tetapi di balik anjuran tersebut ada rambu-rambu yang perlu dipatuhi pelaku poligami. Yaitu berlaku adil kepada setiap istrinya. Kata ‘adil’ inilah yang nampaknya sulit diukur dan menjadi perdebatan. Lantas bagaimana negara memandang poligami?


Deputi Bidang Pengarustamaan Gender dalam Politik, Sosial dan Hukum, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Heru P. Kasidi mengatakan, tak ada program pemerintah yang mendukung pernikahan poligami. Yang ingin dicapai adalah membangun keluarga yang baik.

“Kami tidak mempromosikan poligami kepada masyarakat. Pemerintah ingin mencapai bagaimana keluarga Indonsia yang bahagia dan sejahtera. Istilahnya sakinah, mawadah, warohmah,” ujar Heru seperti yang dilansir Okezone di sela acara ‘Forum Diseminasi Grand Desain Peningkatan Keterwakilan Perempuan di Legislatif’ Oktober 2015 lalu.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan, Kementerian Agama yang lebih punya kuasa untuk mengatur pernikahan lebih dari satu istri ini. Sementara, untuk membangun keluarga sejahtera dengan model pernikahan poligami masih sangat sulit diwujudkan. Untuk itu, pemerintah fokus pada program kesetaraan gender, yaitu keseimbangan peran suami dan istri dalam keluarga.(okz)
Diberdayakan oleh Blogger.