Anggota DPR RI Asal Aceh Ditembak di Sumut
PeusanganNews - Anggota DPR RI Asal Aceh Irmawan, ditembaki oleh orang tak dikenal
(OTK) saat melintasi wilayah Berastagi Sumatera Utara, pada Minggu 6
Desember 2015.
Peristiwa tersebut hanya mengenai mobil yang ia tumpangi, dan
menembus kaca mobil. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi
pada malam hari itu.
Irmawan merupakan pria kelahiran Aceh Tenggara, dan saat ini
ia bertugas di Komisi 3 yang mengurusi bidang Keamanan, HAM dan Hukum.
Ia berasal dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mewakili Dapil
Nanggroe
Aceh Darussalam 1 dengan memperoleh 40.191 suara.
Ia juga pernah menjadi PNS dari tahun 1994 hingga 2008.
Begini Kronologis Penembakan Mobil Anggota DPR RI Asal Aceh
Sebuah mobil yang ditumpangi anggota DPR RI asal Aceh, Irmawan,
ditembak di kawasan Tanah Karo, Sumater Utara, Minggu, 6 Desember dini
hari. Akibat penembakan ini, kaca mobil pecah sementara tak ada korban
dalam kejadian tersebut.
Irmawan yang dihubungi Klikkabar.com, Selasa, 8 Desember 2015
membenarkan kejadian ini. Menurut ceritanya, kejadian ini terjadi
sekitar pukul 01.40 dini hari.
Awalnya, cerita Irmawan, ia berangkat dari Gayo Lues sekitar pukul
05.00 sore. Mereka berangkat ke Sumatera Utara dengan menggunakan mobil
Pajero Sport berwarna putih dengan nomor polisi BL 112 KU. Di Gayo Lues
sendiri, agenda Irmawan hanya pulang kampung sembari menjenguk orang
tua.
“Kami sempat singgah di Kutacane untuk makan malam. Perjalanan lancar hingga secara tiba-tiba terjadi penembakan tersebut.”
Irmawan memasuki kawasan Berastagi sekitar pukul 01.30 dini hari.
Saat mobil mereka tengah melaju di dekat pabrik sebuah perusahaan air
minum mineral, secara tiba-tiba mobil mereka ditembaki dari arah
samping.
Saat terjadi penembakan, Irmawan berada di kursi belakang sembari
beristirahat. Ia merebahkan diri dengan kepala dengan posisi kepala
lebih rendah dari jendela mobil.
“Alhamdulillah karena saya sedang merebahkan diri, terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,” cerita Irmawan.
Dalam mobil saat itu ada dua staf lain (termasuk supir) yang berada
di kursi depan. Mereka juga terhindar karena peluru menembus jendela
belakang dari arah samping.
“Lokasinya lewat Berastagi, dekat dengan pabrik Aqua.”
Irmawan yang memang tengah terburu-buru langsung melanjutkan
perjalanan. Ia memburu pesawat pagi untuk berangkat ke Jakarta untuk
terus ke Pekan Baru untuk menghadiri agendanya sebagai anggota DPR.
“Sampai saat ini saya belum melaporkan kejadian ini secara resmi ke kepolisian.”[KL]
