Undang Mufti Suriah, Kerajaan Saudi Akan Hentikan Bantuan Untuk Pesantren di Aceh
PeusanganNews - Wakil Duta
Besar Arab Saudi untuk Indonesia kepada Himpunan Alumni King Saud
University Saudi-Indonesia menyampaikan kekhawatirannya terkait
hubungan Himpunan Ulama Dayah Aceh (Huda) dengan Mufti Suriah Syekh Adnan Al
Fayouni .
Dikutip PeusanganNews dari harian Al
Tawasul (12/3/2015), sumber-sumber terpercaya mengungkapkan bahwa kontak antara
Mufti Suriah dan Ulama Aceh dilakukan untuk membahas dan mencari dukungan ulama
Aceh kepada pemerintahan Suriah.
Menurut
keterangan media terkenal mirip Arab Saudi, sumber-sumber terpercaya
Alumni King Saud University mengabarkan bahwa dalam kontak itu petinggi
Saudi mempertanyakan adanya peningkatan hubungan antara Suriah dan Ulama
Aceh .
Selain itu,
beberapa sumber juga mengumumkan bahwa Saudi marah dengan sikap ulama Aceh yang
mengundang Mufti Suriah. Riyadh meminta kepada Ulama Aceh untuk memutus
segala bentuk hubungan dengan Suriah, sebagai timbal baliknya, Saudi akan
memberikan bantuan tambahan kepada pesantren-pesantren yang ada di Aceh.
” Kerajaan
Arab Saudi telah mengucurkan 341 Juta Real kepada Aceh semenjak bencana
Tsunami, setiap sikap yang pro Suriah tentu akan ada konsekuensinya. Ujar Wakil
Duta Besar Arab Saudi.
Arab Saudi
adalah negara yang mendukung persenjataan dan pendanaan pemberontak
Suriah bersama Amerika untuk menggulingkan pemerintah Bashar yang
merupakan sekutu Iran.(sumber Al Tawasul)
