Header Ads

LAYANAN BPJS BIREUEN MEMBUAT WARGA KESAL

PeusanganNews - Berita ini diturunkan akibat adanya warga kesal akibat layanan BPJS Bireuen menggunakan jasa calo.

Berikut kutipan PeusangaNesw dari akun facebook Murni M. Nasir 

BPJS sialan...!!!

Kesal, geram, kecewa semua bercampur jadi satu.

Bermula, kemaren saya ke BPJS Bireuen untuk pengurusan BPJS keponakan saya yang baru lahir agar bisa dibawa pulang dari RS, setelah proses persalinan kakak saya.

Ya, saya melalui segala proses yang diarahkan oleh petugas RS.

Sesampainya di depan kantor BPJS Bireuen, saya memarkirkan motor, sedari dipandu oleh tukang parkir. 

Kemudian si abg tukang parkir bertanya perihal saya ke BPJS, setelah menjelaskan singkat dia memanggil seseorang yg berada tidak jauh dari posisi kami. 

"Kakak ini mau urus BPJS, tolong di bantu bentar". 

Terbesit dalam hati saya, ini pelayanan terbaik dan tercepat yang pernah saya temui. Jika seperti ini pelayanannya, tentu wajar saja Bireuen dicanangkan WISATA PELAYANAN PUBLIK terbaik di Indonesia.

Ok... fokus!

Tanpa ada secuil keraguan pun, saya berniat bercanda pun berkata "keren, bisa secepat ini dilayani dan petugasnya ada di luar rungan kantor".

Apa jawab mereka?
"Saya bukan petugas".

Syiiitttt... ternyata ada CALO.
Tanpa ba bi bu, saya segera parkirkan motor dan berlalu melangkah ke dalam kantor.

Gerah saya dibuatnya.
Sesampai di dalam saya ke meja adm, dan berniat menanyakan secara detail memastikan berkas yg harus saya lengkapi. 

Kata salah seorang diantara mereka "oh ini ini... dek. Sini biar abg urus". 

Akhirnya saya pun lega, terhindar dari calo. Hehe. Ternyata di salam sini tidak seburuk yang saya bayangkan. 

Setelah menunggu beberapa menit, petugas tadi menjumpai saya dan menanyakan ada berkas yg belum lengkap yaitu tagihan listrik terakhir.

Bulsyiiittt, saya lupa..

"Aduh gimana ya pak, sata lupa. Tunggu sebentar ya, saya hub kk saya di rumah utk segeraka bawakan kemari. Yang penting saya bisa siap hari ini ya pak!".

"Bukan gitu dik, kita bicarakan diluar saja".

Saya mengernyitkan dahi, kenapa harus ada pembicaraan diluar kantor.

Ok saya ikuti saja dulu, kata ayah jangan suka suudzon.

"Kalo dr rumah kesini jauh dek, saya punya solusi.".
"Solosi seperti apa pak, bpk mau ke rumah saya ambil tagihan listriknya?".
"Bukan dik, biar saya saja yang urus disini. Tapi .adik juga bantu saya, utk uang minum". 
"Jadi bpk bukan petugas?".
"Bukan...".
"Kembalikan semua berkas saya, biar saya urus sendiri". 

Oh Tuhan, emosi saya tidak terbendung. Saya menarik kertas tersebut, kembali masuk ke ruangan.
Ya berkas saya masih kurang, ya itu tagihan listrik. 

Saya akui saya salah dengan lupa membawanya, saya kembali ke RS niat menunggu kakak saya membawanya dengan segera. Dengan membawa lseribu rasa kecew, saya mengalah dengan waktu. Karena hampir tiba waktu Jumat, tentu saya harus menunggu jam 2 sing.

Teng... saya kembali 

ke BPJS tepat jam 2.

Saya langsung ke meja petugas resmi, tentu berkas saya paling dibawah. Saya perhatikan sangat banyak tumpukan berkas disitu, dan hanya dengan dua petugas saja tentu ini akan membutuhkan proses yang sangat lama. Saya harus sabar, karena ini kesalahannya datang dari saya.

Duduk di kursi antrian, menit berganti menit. Lamaaa.. dan saya pun mulai bosan.
Tapi...

Ada sesuatu yang menyita perhatian saya.

Ada beberapa perempuan yang baru masuk langsung di panggil, dan berkas mereka siap.

Ah jangan suudzon, mungkin mereka sudah mengantri lama dan keluar. Jadi ketika mereka kembali, tentu mereka sudah siap.

Laaaahhh... kok laki2 di meja petugas tadi yang calo sialan bisa masuk dengan berkas yg sangat banyak dan langsung berinteraksi dengan petugas inti, berkas nya tidak ditumpukkan bersama kami. Tapi langsung ke ruangan khusus.

Ingin saja ku dobrak meja2 disana, ku robek semua kertas2, ku apakan lagi yaa...

Yang jelas aku sangt marah, tp apa boleh dikata. Aku hanya butiran debu, karena kondisi kurang fit, aku kecapean dari tadi bolak balik tapi tak jua selesai, dan itu sangat menguras energi ku.

Kurang ajar.. ternyata di kantor ini pencuri bekerjasama dengan pecuri, dan hukumnya "halal".Makasih dek..

Sampai saat ini belum ada Pihak BPJS yang memberi konfirmasi terkait berita ini..




Diberdayakan oleh Blogger.